Ilustrasi Ainul Yaqin

Puisi oleh Azhar Azizah

Z I A R A H

Alam yang sunyi
Gema pemberontakkan yang riuh
Burung-burung camar yang berterbangan
Hanya menyisakan dirimu, kekasih
Mungkin sebelum kita tak bertemu lagi
Atau sebelum aku pergi
Aku ingin bersama dirimu
Meminum segelas kopi,
Atau berbicara tentang tingkah politik negeri kita yang manis dan lucu
Atau para pejabat yang sibuk pesta pora
Sedang orang miskin dikutuk tunduk nelangsa
Atau bayi-bayi Yaman yang mungil kelaparan
Atau rakyat yang menjerit ketakutan di Afghanistan
Namun tak ada yang lebih romantis,
Saat kau ziarah ke makamku
Menyanyikan lagu John Denver
Atau memutar Wolfgang Amadeus Mozart
Ku dengar derap jantungmu
Dan kau berbicara padaku dalam bahasa-bahasa yang kesepian
Dan air matamu terus mengalir
Seperti aliran sungai yang tak habis

Dan aku tak bisa menghentikanmu, kekasih
Sebab itu adalah bentuk keikhlasan
Atau rindumu, seperti nyanyian merdu
Hingga kau terlelap
Di makamku yang lusuh
Malam segera datang
Pemakaman menjelma suram
Namun kau tak beranjak pulang
Dan wajahmu tetap muram
Memekik kerinduan..
0Comments

Previous Post Next Post

ads